4 Fakta & Firasat UJE Sebelum Berpulang

Uje Bisa Meninggal karena Benturan Keras

Ustad kondang Jefry Al Buchori telah berpulang kesisi-Nya Jumat (26/4). Berdasarkan kabar yang beredar penyebab kepergian ustad "Gaul" ini adalah karena kecelakaan tunggal. Pad saat pukul 01.00 waktu setempat almarhum Uje menabrak "pohon palem" pada saat menunggangi motor kawasaki mewahnya, diduga Uje pada saat itu sedang dalam kondisi kelelahan dan mengantuk sehingga tidak begitu konsentrasi saat mengendarai motor sport tersebut.

1. UJE JADI BANYAK BICARA
Uje
Hj Tatu Mulyana, ibunda almarhum Ustaz Jefry Al Buchory mengaku tak punya firasat apapun anaknya dipanggil cepat oleh Alllah SWT. Uje -sapaan akrab Jefry Al Buchory-  meninggal dunia, Jumat (25/4) dini hari akibat kecelakaan tunggal di Jalan Gedong Hijau, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Firasat kayaknya enggak (ada). Makanya ibu kaget,” kata Tatu, ditemui JPNN(Grup padang-today), di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, sebelum Salat Jumat.

Tatu yang saat itu duduk menunggu di dalam mobil mengakui, memang ada perubahan di diri Uje beberapa hari belakangan.  Perempuan berjilbab itu pun mengatakan, Uje lebih jadi sering banyak bicara.

“Sering bicara sebelum meninggal. Kan dia pendiam,” kata Tatu, tak kuasa menahan air matanya.

Tatu mengatakan yang dibicarakan Uje juga cenderung ke arah maut dan musibah. Misalnya, kata dia, Uje sering bicara soal maut sudah ada yang menentukan yakni Allah SWT. Bahkan, ia menambahkan, Uje juga sering menyebut kalimat ‘jatuh tempo’.

“Saya pikir apa jatuh tempo ini. Dalam hati saya mungkin jatuh tempo kartu kredit, kan dia pakai kartu kredit. Tapi, nyatanya Uje sudah mendahului kita,” imbuh Tatu yang lagi-lagi tersedu menangis.

Bahkan, lanjut dia, Uje pun sering mengatakan bahwa kalau usia 40 tahun itu sudah tua. “Dia bilang begitu,” imbuh Tatu.   (
sumber)


2. Twitt Terakhir Uje Merujuk Pada Ucapan Perpisahan

Belum diketahui pasti benar atau tidak twitt ini apakah benar merujuk pada tanda-tanda tersebut atau hanya twitt biasa saja hanya Uje dan Allah lah yang tau, tapi jika melihat konteksnya kemungkinan besar dan hampir pasti twitt ini memang merujuk pada firasat Uje terhadap panggilan Sang Khalik.

Tidak banyak kalangan yang sadar akan pesan ini memang, namun setelah kejadian ini banyak yang berasumsi bahwa ini memang adalah firasat Uje akan panggilan untuk berpulang tersebut.

3. Ucapan Perpisahan Via BBM
Headline
seminggu sebelumnya, Uje sempat menyebarkan pesan di BlackBerry (BBM) yang isinya meminta maaf kepada semua teman dan jemaah pengajiannya. Kata dia, pesan BBM yang dikirim Uje memang tak pernah dilakukan sebelumnya. Pesan BBM tersebut untuk menginformasikan bila Uje ganti nomor handphone.
 
Berikut isi pesan bbm Uje kepada tema-teman dan jemaah pengajian. "Assalamualaikum mulai hari ini saya enggak pakai nomor hp dan bbm ini, sekali lagi mhon maaf lahir bathin.. pasti byk salah_nya, Wslm,".
 
Bahkan, kata dia, Uje sempat bercanda karena kesal dengan handphonenya yang selalu rusak tersebut.
 
"Semoga bb dan orangnya kecebur ke dalam air semua," kata ABG kepada Okezone, Jumat (26/4/2013).
 
ABG merasa kehilangan dengan wafatnya Uje. Pasalnya, Uje merupakan sosok yang baik terhadap semua teman-temannya.
 
"Satu hal yang perlu dicatat dari beliau, beliau tidak pernah memperlihatkan masalah-masalahnya kepada orang lain, padahal sebagai manusai pasti ada. Beliau selalu memberi motivasi terus menerus ke semua," jelas dia. (sumber)


4. Wasiat Peci dan Cincin Ke Ust.Solmed
Peci dan Cincin, Pesan Wasiat Uje Untuk Ustad Solmed 

Ustad Solmed sempat bertemu Ustad Jeffry beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Solmed mengungkapkan kalau Uje minta agar ia mau untuk meneruskan dakwahnya.
“Kemarin dia lelah kecapekan, tahu-tahu dia keluarin cincinnya, dikasih ke saya, dia bilang ‘ini cincin buat ente. Ente terusin dakwah ane’,” tutur Solmed saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).
Tak hanya cincin, Solmed juga mengatakan kalau Uje melepaskan peci yang dikenakannya saat itu kemudian memakaikan peci tersebut ke kepalanya.
“Pecinya dipakein ke kepala saya. Nangis saya saat itu,” ujarnya.
Solmed pun tidak menyangka pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan terakhirnya dengannya. Saat itu, ia hanya menyangka kalau Uje memberikan cincin itu sebagai tanda sayangnya.
“Saya nggak tahu apakah itu firasat atau tanda. Mungkin ini tanda cinta beliau buat saya. Saya peluk beliau,” katanya. (sumber)